PAMEKASAN,MADURAORBIT.id – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Pamekasan, Senin (15/12/2025), berubah menjadi teror singkat bagi warga. Terjangan cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kerusakan rumah warga serta pohon tumbang di sedikitnya tujuh titik berbeda.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan mencatat, wilayah terdampak meliputi Dusun Banyuaaju, Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur; Dusun Denggung, Desa Teja Timur; Dusun Tengah, Desa Toronan; Dusun Tomang Mateh, Desa Blumbungan; Dusun Panjurang, Desa Larangan Badung; Kelurahan Kowel; hingga Jalan Raya Larangan–Tentenan Timur yang sempat terganggu akibat pohon tumbang melintang di badan jalan.
Desa Blumbungan menjadi lokasi terparah. Sebanyak 18 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan, mayoritas pada bagian atap. Sementara itu, satu rumah di Kelurahan Kowel dan satu rumah di Desa Toronan juga terdampak dengan kondisi atap asbes rusak akibat terpaan angin.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Ahmad Dofir Rasidi, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Kami telah melakukan pendataan rumah dan warga terdampak, memotong pohon tumbang, serta melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian,” kata Dofir.
BPBD Pamekasan memastikan bantuan darurat segera disalurkan untuk meringankan beban warga. “Hari ini kami melanjutkan distribusi bantuan darurat, seperti terpal, agar rumah warga yang rusak bisa segera ditangani sementara,” ujarnya.
Meski kerusakan terjadi di berbagai titik, Dofir memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” tutupnya.
BPBD Pamekasan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan, mengingat potensi hujan disertai angin kencang masih tinggi dalam beberapa waktu ke depan.
Penulis : Redaksi
















