Menunggu Janji yang Tak Datang, Warga Tobai Tengah Bangun Jalan Sendiri Lewat Live TikTok

Madura Orbit

- Wartawan

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, MADURAORBIT.id  — Bertahun-tahun menunggu perbaikan yang tak pernah tiba, warga Desa Tobai Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, akhirnya memilih berhenti berharap.

Jalan poros desa di Dusun Creccet yang rusak parah kini diperbaiki bukan oleh pemerintah, melainkan oleh tangan-tangan warga sendiri—dengan gotong royong dan siaran langsung di media sosial TikTok.

Jalan tersebut adalah jalur utama kehidupan warga. Setiap hari dilalui petani menuju sawah, pelajar berangkat ke sekolah, hingga pedagang yang menggantungkan hidup dari akses tersebut.

Baca Juga:  Skandal BLUD RSUD Sampang: Bupati dan Sekda Diperiksa Kejari, Dugaan Korupsi Rp3,3 Miliar Menguat

Namun kondisi jalan yang berlubang dan licin kerap memicu kecelakaan dan menghambat aktivitas warga.

“Kami sering melihat warga terjatuh di jalan ini, terutama saat hendak ke pasar. Sudah bertahun-tahun rusak, tapi tidak ada perbaikan,” ungkap Hasan Ali Tamam, warga Tobai Tengah.

Keprihatinan itu berubah menjadi aksi. Warga berinisiatif mengumpulkan dana secara swadaya.

Selain patungan antar warga dan dukungan tokoh masyarakat, mereka memanfaatkan live TikTok untuk menjangkau bantuan lebih luas. Dari virtual gift para penonton, dana perbaikan jalan pun mengalir.

Baca Juga:  PLN Beri Klarifikasi Soal Video Viral Pelayanan di Pamekasan.

Hasilnya, sekitar Rp125 juta berhasil dihimpun. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki tiga titik jalan sepanjang kurang lebih 800 meter di Dusun Creccet. Proses perbaikan dilakukan secara gotong royong, menjadi bukti kuatnya solidaritas di tengah keterbatasan.

Gerakan ini tidak berhenti di satu dusun. Dua dusun lain di Desa Tobai Tengah ikut melakukan aksi serupa.

Baca Juga:  VIRAL! Video 15 Detik Sekelompok Mahasiswa Diduga UNIRA Terlibat Perkelahian di Halaman Kampus

Hingga kini, sedikitnya lima titik jalan poros dan jalan setapak di tiga dusun telah diperbaiki melalui swadaya masyarakat.

Warga berharap, langkah ini tidak hanya memperbaiki jalan, tetapi juga mengetuk hati para pemangku kebijakan.

Sebab bagi mereka, jalan bukan sekadar infrastruktur, melainkan urat nadi keselamatan dan perekonomian desa.

“Yang kami butuhkan sederhana: jalan yang layak. Semoga pemerintah benar-benar melihat dan mendengar suara warga,” pungkas Hasan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ribuan Petani Tembakau dan Buruh Madura Turun ke Jalan, Suarakan “Lonceng Kematian” Industri Rokok Lokal
Soroti Pupuk Mahal dan Aset Negara Raib, Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Dinas Pertanian Sampang
Gift Ratusan Juta di Final D7 Dipersoalkan, Massa AMP3: Rakyat Perbaiki Jalan Sendiri, Pejabat Bagi Hadiah
UMK Pamekasan 2026 Resmi Naik, Gubernur Tetapkan Rp2,52 Juta Berlaku Januari
Rp612 Miliar APBD Sumenep Masih Mengendap, DPRD Ingatkan Jangan Asal Kejar Serapan
Kasus Pajak RSUD Sampang Memanas, Massa Desak Tersangka—Kejari Sinyalkan Kerugian Negara Bisa Lebih Besar
Pemkab Sampang Disorot Tajam, Izin Pendopo untuk Milad Muhammadiyah Dibatalkan Mendadak
Disabet Saat Bertugas, Briptu Khairul Terbaring di RSUD Syamrabu, Bupati Bangkalan Berikan Semangat

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:48 WIB

Soroti Pupuk Mahal dan Aset Negara Raib, Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Dinas Pertanian Sampang

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:18 WIB

Menunggu Janji yang Tak Datang, Warga Tobai Tengah Bangun Jalan Sendiri Lewat Live TikTok

Senin, 29 Desember 2025 - 11:58 WIB

Gift Ratusan Juta di Final D7 Dipersoalkan, Massa AMP3: Rakyat Perbaiki Jalan Sendiri, Pejabat Bagi Hadiah

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:38 WIB

UMK Pamekasan 2026 Resmi Naik, Gubernur Tetapkan Rp2,52 Juta Berlaku Januari

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:19 WIB

Rp612 Miliar APBD Sumenep Masih Mengendap, DPRD Ingatkan Jangan Asal Kejar Serapan

Berita Terbaru