Demo Dugaan Rangkap Jabatan Mengemuka, Korwil BGN Pamekasan Bantah Keras

Madura Orbit

- Wartawan

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, MADURAORBIT.id – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) bersama Tim Pencari Fakta Nusantara (TPF-N) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Rabu (6/5/2026). Aksi tersebut memantik perhatian publik setelah mencuatnya dugaan rangkap jabatan yang menyeret Koordinator Wilayah (Korwil) Pamekasan Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan aksi, Iklal, menuding Korwil BGN Pamekasan masih merangkap jabatan sebagai kepala dapur di Desa Banyubulu, Kecamatan Proppo, yang berada di bawah naungan Yayasan Abdul Mu’thi.

Baca Juga:  Menunggu Janji yang Tak Datang, Warga Tobai Tengah Bangun Jalan Sendiri Lewat Live TikTok

Menurut Iklal, dugaan tersebut bukan tanpa dasar. Ia mengklaim pihaknya mengantongi data hasil wawancara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan dengan pihak yayasan, yang menyebut nama bersangkutan masih aktif sebagai kepala dapur dalam pembahasan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Informasinya, Korwil diangkat sekitar Maret 2025. Namun pada 18 November 2025, yang bersangkutan masih menjadi narasumber sebagai kepala dapur saat wawancara DLH terkait IPAL,” tegas Iklal di hadapan massa aksi.

Baca Juga:  Bersama Ribuan Jamaah Majelis Sabilu Taubah, Gus Iqdam Doakan Khofifah Jadi Gubernur Lagi

Isu ini pun langsung menuai respons dari pihak yang dituding. Hariyanto, selaku Korwil BGN Pamekasan, membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan sudah tidak lagi menjabat sebagai kepala dapur di Desa Banyubulu.

“Itu tidak benar. Saya sudah tidak menjabat sebagai kepala SPPG di Desa Banyubulu. Saya punya SK resminya,” ujarnya.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Ajang Nyanyi, Valen Akbar Angkat Harga Diri Pamekasan di DA7

Tak hanya sekadar bantahan, Hariyanto juga menyatakan kesiapannya membuka bukti kepada publik guna meluruskan informasi yang beredar. Ia menilai tudingan tersebut berpotensi menyesatkan dan mencederai reputasinya.

“Saya berani tunjukkan bukti. Tidak benar saya merangkap jabatan atau melakukan kebohongan publik seperti isu yang beredar,” tandasnya.

Ket Foto: Saat Korwil BGN Pamekasan menemui massa aksi

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Serap Aspirasi Media, Ansari Undang Jurnalis Diskusi Santai di Kediamannya
Bea Cukai Madura Temui Massa Aksi Untuk Serap Aspirasi Masyarakat
Hari Pers Nasional, Kabiro Harian Bangsa Dimas Soroti Tantangan Pers di Era Digital
Drama Berdarah Pencurian Ternak di Burneh: Residivis Tewas Ditembak, Polisi Dibacok Pelaku
Razia Tengah Malam Polres Sumenep Bongkar Indikasi Narkoba di Tempat Hiburan, Dua Pemuda Positif Obat Terlarang
Dugaan Pemotongan BLT DBHCHT di PR SS Jaya Raya Menguat, Buruh Diduga Jadi Korban “Sunat” Dana Negara
KH Itqon Bushiri Nahkodai MUI Sampang 2025–2030, Tegaskan Peran Ulama sebagai Mitra Strategis Pemerintah.
Di Balik Jeruji, Doa Mengalir: Ratusan Napi Lapas Pamekasan Istighosah untuk Korban Banjir Bandang Sumatera

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:05 WIB

Demo Dugaan Rangkap Jabatan Mengemuka, Korwil BGN Pamekasan Bantah Keras

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:13 WIB

Serap Aspirasi Media, Ansari Undang Jurnalis Diskusi Santai di Kediamannya

Senin, 23 Februari 2026 - 12:10 WIB

Bea Cukai Madura Temui Massa Aksi Untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Senin, 9 Februari 2026 - 00:07 WIB

Hari Pers Nasional, Kabiro Harian Bangsa Dimas Soroti Tantangan Pers di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 18:59 WIB

Drama Berdarah Pencurian Ternak di Burneh: Residivis Tewas Ditembak, Polisi Dibacok Pelaku

Berita Terbaru