Pamekasan, Madura Orbit.id -Video viral di media sosial yang menyoroti dugaan buruknya pelayanan di Kantor PLN Pamekasan akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari PT PLN (Persero).
Manajemen PLN menegaskan, potongan video yang beredar tidak mencerminkan keseluruhan proses pelayanan yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pamekasan, Muhammad Andrian Wijaya, menjelaskan bahwa pelanggan dalam video tersebut telah mendapatkan pelayanan sejak pertama kali datang ke kantor PLN pada Senin, 19 Januari 2026.
Menurutnya, pelanggan tiba sekitar pukul 09.57 WIB dan langsung bertemu petugas. Keluhan terkait kelistrikan dijelaskan secara rinci, hingga pada pukul 10.12 WIB pelanggan meninggalkan kantor PLN dalam kondisi telah memahami penjelasan yang disampaikan.
“Pada kunjungan pertama, pelanggan sudah dilayani dan diberikan penjelasan sesuai prosedur. Tidak benar jika dikatakan tidak ada pelayanan sama sekali,” ujar Andrian.
Namun, suasana berubah ketika pada hari yang sama sekitar pukul 11.49 WIB, pelanggan kembali mendatangi kantor PLN untuk bertemu langsung dengan pimpinan. Kedatangan kedua ini kembali ditanggapi oleh petugas hingga akhirnya pelanggan memperoleh penjelasan langsung dari Manajer ULP Pamekasan.
Dalam pertemuan tersebut, PLN menyampaikan sejumlah alternatif solusi atas permasalahan yang dihadapi pelanggan. Seluruh langkah yang diambil, tegas Andrian, mengacu pada regulasi dan kebijakan resmi PLN.
“Kami selalu membuka ruang komunikasi dan diskusi. Setiap persoalan kami tangani sesuai aturan yang berlaku, dengan mengedepankan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” tegasnya.
Sementara itu, pemilik akun yang mengunggah video viral tersebut, Bang Dullah, mengakui adanya kekhilafan. Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak PLN atas unggahan video yang terlanjur memicu reaksi publik.
“Saya khilaf dan meminta maaf secara pribadi kepada pihak PLN karena tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu,” kata Bang Dullah.
Ia juga mengakui bahwa setelah mendapat penjelasan secara utuh, diketahui pihak PLN telah melakukan penanganan sebelum dirinya kembali mendatangi kantor layanan.
“Setelah dijelaskan, ternyata pihak PLN sudah bertindak sebelum saya datang kembali,” pungkasnya.
PLN pun berharap masyarakat tetap mengedepankan komunikasi dan konfirmasi sebelum menyebarkan informasi di media sosial, demi menjaga iklim pelayanan publik yang sehat dan berimbang.
Penulis : Redaksi
















