Diguyur Hujan Selama 3 Jam, 17 Desa di Waru Sidoarjo Terendam Banjir

Madura Orbit

- Wartawan

Rabu, 25 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu rumah warga yang terdampak banjir di desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Instagram @pojokbungurasih)

Salah satu rumah warga yang terdampak banjir di desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Instagram @pojokbungurasih)

JATIMCETTAR.COM, SIDOARJO – Hujan lebat mengguyur Sidoarjo selama sekitar 3 jam. Akibatnya, 17 desa di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu lutut orang dewasa.

Hujan deras diketahui mulai mengguyur di Kecamatan Waru mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB. Ketinggian air di 17 desa itu rata-rata mencapai 50 hingga 60 Cm.

Baca Juga:  Khofifah Apresiasi Kontribusi Prof. Safi’ dalam Memperkuat Jajaran Guru Besar di UTM Bangkalan

Camat Waru Nawari, mengatakan, dampak dari curah hujan yang tinggi mengguyur di Kecamatan Waru tergenang air.

“Dampak yang pertama karena intensitas curah hujan yang tinggi, akibatnya ada 17 desa di Kecamatan Waru banjir,” kata Nawari melalui telepon selulernya, Selasa (24/12/2024).

Baca Juga:  Pria Terobos Masjid dan Teriak “Kiamat!” Pakai Toa Bikin Geger Sampang, Polisi: Mengalami Gangguan Jiwa

Nawari menjelaskan, selain hujan, Sungai Buntung yang meluber juga memperparah banjir. “Ketinggian air hampir merata, minimal satu lutut orang dewasa,” jelas Nawari.

Ia menambahkan, desa yang tergenang air yakni Tambak Sumur, Tambak Sawah, Kepuh Kiriman, Tropodo, Bungurasih, Kedung Rejo, Pepe Lego, Kurek Sari, Waru, Nanti, dan Berbek.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Mengamuk, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Kepung Pamekasan

“Banjir di wilayah Kecamatan Waru sudah kami laporkan ke BPBD Kabupaten Sidoarjo. Ada beberapa pompa yang sudah dioperasikan, namun usaha tersebut kurang maksimal karena Sungai Buntung meluber,” tan das Nawari.

 

Berita Terkait

JMP Beri Penghormatan Tertinggi kepada Ketua PWI Pamekasan, Asesor Dewan Pers Satu-satunya di Madura
Kebakaran Hebat Landa Ponpes Al-Miftah Panyeppen, Asrama Santri Hangus, 400 Santri Dipulangkan
Ribuan Buruh dan Petani Pamekasan Turun ke Jalan, Pasang Badan Bela Perusahaan Tempat Mencari Nafkah
Pelayanan Kosong di Jam Kerja, Warga Murka di Kantor PLN Pamekasan: “Ini Kantor Publik atau Milik Pribadi?”
PLN Beri Klarifikasi Soal Video Viral Pelayanan di Pamekasan.
Banjir Setinggi 130 Sentimeter Lumpuhkan Jalur Bangkalan–Sampang, Ratusan Rumah Warga Blega Terendam
Sampang Dikepung Banjir, Sungai Kemuning Tak Mampu Tampung Hujan
Perempuan Dominasi Gugatan Cerai di Pamekasan, Masalah Ranjang hingga Judi Online Terkuak.

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 01:03 WIB

JMP Beri Penghormatan Tertinggi kepada Ketua PWI Pamekasan, Asesor Dewan Pers Satu-satunya di Madura

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:10 WIB

Kebakaran Hebat Landa Ponpes Al-Miftah Panyeppen, Asrama Santri Hangus, 400 Santri Dipulangkan

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:06 WIB

Ribuan Buruh dan Petani Pamekasan Turun ke Jalan, Pasang Badan Bela Perusahaan Tempat Mencari Nafkah

Kamis, 22 Januari 2026 - 06:43 WIB

Pelayanan Kosong di Jam Kerja, Warga Murka di Kantor PLN Pamekasan: “Ini Kantor Publik atau Milik Pribadi?”

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:21 WIB

PLN Beri Klarifikasi Soal Video Viral Pelayanan di Pamekasan.

Berita Terbaru