Disabet Saat Bertugas, Briptu Khairul Terbaring di RSUD Syamrabu, Bupati Bangkalan Berikan Semangat

Madura Orbit

- Wartawan

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN,MADURAORBIT.id — Senyap ruang perawatan intensif RSUD Syamrabu, Minggu (14/12/2025), menjadi saksi kehadiran Bupati Bangkalan Lukman Hakim. Ia datang bukan untuk agenda seremonial, melainkan menjenguk Briptu Khairul Mufid, anggota Polres Bangkalan yang terluka parah akibat sabetan senjata tajam saat menegakkan hukum.

Briptu Khairul, personel Satreskrim Polres Bangkalan, kini terbaring setelah menjadi korban penyerangan brutal dalam operasi penangkapan pelaku pencurian hewan ternak di Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Jumat malam (12/12/2025). Luka yang ia derita menjadi harga mahal dari sebuah pengabdian.

Baca Juga:  Rp612 Miliar APBD Sumenep Masih Mengendap, DPRD Ingatkan Jangan Asal Kejar Serapan

Di hadapan keluarga dan rekan sejawat korban, Lukman Hakim menyampaikan empati mendalam. Baginya, insiden ini bukan sekadar peristiwa kriminal, melainkan peringatan keras bahwa aparat keamanan bekerja dalam bayang-bayang risiko nyawa.

“Kami sangat prihatin. Apa yang dialami Briptu Khairul menunjukkan betapa berat tugas aparat di lapangan. Ini bukan keberanian biasa, ini pengabdian,” ujar Lukman.

Baca Juga:  Menunggu Janji yang Tak Datang, Warga Tobai Tengah Bangun Jalan Sendiri Lewat Live TikTok

Ia menegaskan, keberanian Briptu Khairul adalah cerminan dedikasi aparat yang kerap luput dari sorotan publik. Karena itu, pemerintah daerah, kata Lukman, berdiri penuh di belakang aparat penegak hukum yang menjalankan tugas negara.

Tak berhenti pada simpati, Bupati Bangkalan melontarkan pesan tegas kepada masyarakat. Ia mengajak warga Bangkalan untuk berhenti bersikap pasif terhadap persoalan keamanan lingkungan.

Baca Juga:  UMK Pamekasan 2026 Resmi Naik, Gubernur Tetapkan Rp2,52 Juta Berlaku Januari

“Keamanan tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada polisi. Kalau kita peduli lingkungan, kejahatan bisa ditekan sejak awal,” tegasnya.

Lukman mendorong pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) sebagai benteng pertama pencegahan kriminalitas. Menurutnya, sinergi warga dan aparat menjadi kunci menciptakan Bangkalan yang aman dan kondusif.

“Jangan biarkan aparat berjuang sendirian. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ribuan Petani Tembakau dan Buruh Madura Turun ke Jalan, Suarakan “Lonceng Kematian” Industri Rokok Lokal
Soroti Pupuk Mahal dan Aset Negara Raib, Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Dinas Pertanian Sampang
Menunggu Janji yang Tak Datang, Warga Tobai Tengah Bangun Jalan Sendiri Lewat Live TikTok
Gift Ratusan Juta di Final D7 Dipersoalkan, Massa AMP3: Rakyat Perbaiki Jalan Sendiri, Pejabat Bagi Hadiah
UMK Pamekasan 2026 Resmi Naik, Gubernur Tetapkan Rp2,52 Juta Berlaku Januari
Rp612 Miliar APBD Sumenep Masih Mengendap, DPRD Ingatkan Jangan Asal Kejar Serapan
Kasus Pajak RSUD Sampang Memanas, Massa Desak Tersangka—Kejari Sinyalkan Kerugian Negara Bisa Lebih Besar
Pemkab Sampang Disorot Tajam, Izin Pendopo untuk Milad Muhammadiyah Dibatalkan Mendadak

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:48 WIB

Soroti Pupuk Mahal dan Aset Negara Raib, Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Dinas Pertanian Sampang

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:18 WIB

Menunggu Janji yang Tak Datang, Warga Tobai Tengah Bangun Jalan Sendiri Lewat Live TikTok

Senin, 29 Desember 2025 - 11:58 WIB

Gift Ratusan Juta di Final D7 Dipersoalkan, Massa AMP3: Rakyat Perbaiki Jalan Sendiri, Pejabat Bagi Hadiah

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:38 WIB

UMK Pamekasan 2026 Resmi Naik, Gubernur Tetapkan Rp2,52 Juta Berlaku Januari

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:19 WIB

Rp612 Miliar APBD Sumenep Masih Mengendap, DPRD Ingatkan Jangan Asal Kejar Serapan

Berita Terbaru