Perempuan Dominasi Gugatan Cerai di Pamekasan, Masalah Ranjang hingga Judi Online Terkuak.

Madura Orbit

- Wartawan

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Madura Orbit.id – Pengadilan Agama Pamekasan mencatat perkara cerai gugat masih menjadi yang paling dominan sepanjang tahun 2025. Dari total 1.714 gugatan yang masuk, sebanyak 1.093 perkara merupakan cerai gugat, dan mayoritas diajukan oleh pihak perempuan.

Hakim Ketua Pengadilan Agama Pamekasan, Dr. H. Muhammad Najmi Fajri, S.H.I., M.H.I., menyampaikan bahwa tingginya cerai gugat menunjukkan perempuan kini lebih berani mengambil langkah hukum ketika rumah tangga tidak lagi harmonis.

Baca Juga:  14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

“Mayoritas gugat cerai itu dilakukan oleh perempuan. Faktor penyebabnya rata-rata karena judi online, perselingkuhan, serta persoalan ekonomi dan masalah rumah tangga lainnya, termasuk masalah ranjang,” ungkapnya.

Selain cerai gugat, Pengadilan Agama Pamekasan juga menangani 600 perkara cerai talak selama tahun 2025.

Secara keseluruhan, pengadilan telah memeriksa dan memutus perkara tingkat pertama sebanyak 2.748 perkara, dari total 2.832 perkara yang ditangani, dengan rasio penyelesaian perkara mencapai 97,03 persen dan menyisakan 84 perkara di akhir tahun.

Baca Juga:  Banjir Setinggi 130 Sentimeter Lumpuhkan Jalur Bangkalan–Sampang, Ratusan Rumah Warga Blega Terendam

Dalam upaya mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat, sepanjang tahun 2025 Pengadilan Agama Pamekasan juga menyelenggarakan sidang di luar gedung sebanyak 15 kali dengan total 273 perkara.

Sidang tersebut digelar di KUA Waru, KUA Batumarmar, KUA Pasean, Ruang Sidang Kecamatan Pasean, MWCNU Proppo, MPP Kabupaten Pamekasan, MWCNU Palengaan, serta Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan.

Baca Juga:  Gift Ratusan Juta di Final D7 Dipersoalkan, Massa AMP3: Rakyat Perbaiki Jalan Sendiri, Pejabat Bagi Hadiah

“Sidang di luar gedung ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendekatkan akses keadilan kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Pengadilan Agama Pamekasan juga memberikan pembebasan biaya perkara (prodeo) kepada 31 perkara selama 2025. Ke depan, pada tahun 2026, jumlah sidang di luar gedung direncanakan meningkat menjadi 20 kali, dengan target 45 perkara prodeo, guna memperluas pelayanan hukum bagi masyarakat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Landa Ponpes Al-Miftah Panyeppen, Asrama Santri Hangus, 400 Santri Dipulangkan
Banjir Setinggi 130 Sentimeter Lumpuhkan Jalur Bangkalan–Sampang, Ratusan Rumah Warga Blega Terendam
Sampang Dikepung Banjir, Sungai Kemuning Tak Mampu Tampung Hujan
Malam Mencekam di Pamekasan, Kafe Selon Terbakar Saat Warga Terlelap
Cuaca Ekstrem Mengamuk, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Kepung Pamekasan
VIRAL! Video 15 Detik Sekelompok Mahasiswa Diduga UNIRA Terlibat Perkelahian di Halaman Kampus
Pria Terobos Masjid dan Teriak “Kiamat!” Pakai Toa Bikin Geger Sampang, Polisi: Mengalami Gangguan Jiwa
JASAD TANPA IDENTITAS DITEMUKAN MENGAPUNG DI PERAIRAN MANDANGIN, BPBD SAMPANG LAKUKAN EVAKUASI

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:10 WIB

Kebakaran Hebat Landa Ponpes Al-Miftah Panyeppen, Asrama Santri Hangus, 400 Santri Dipulangkan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 05:41 WIB

Banjir Setinggi 130 Sentimeter Lumpuhkan Jalur Bangkalan–Sampang, Ratusan Rumah Warga Blega Terendam

Minggu, 4 Januari 2026 - 09:06 WIB

Sampang Dikepung Banjir, Sungai Kemuning Tak Mampu Tampung Hujan

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:06 WIB

Perempuan Dominasi Gugatan Cerai di Pamekasan, Masalah Ranjang hingga Judi Online Terkuak.

Rabu, 31 Desember 2025 - 04:56 WIB

Malam Mencekam di Pamekasan, Kafe Selon Terbakar Saat Warga Terlelap

Berita Terbaru