Sampang Dikepung Banjir, Sungai Kemuning Tak Mampu Tampung Hujan

Madura Orbit

- Wartawan

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, Madura Orbit.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sampang pada Sabtu (3/1/2026) sore menyebabkan Sungai Kemuning meluap dan membanjiri permukiman warga di tiga desa.

Luapan sungai mulai menggenangi rumah-rumah warga yang berada di sepanjang bantaran Sungai Kemuning.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, membenarkan terjadinya banjir akibat luapan sungai tersebut. Menurutnya, banjir terjadi karena tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Omben, Kedundung, dan Robatal sejak Sabtu sore.

Baca Juga:  Insiden Carok di Sampang, Anisa Nizara Beri Dukungan Moral Pada Adik Korban

“Sekarang konsentrasi air masih di daerah Banyumas dan Kemuning. Mudah-mudahan tidak tinggi, sebab pantauan tim kami di wilayah Kecamatan Kedundung sungai sudah normal,” ujar Fajar, Minggu (4/1/2026).

Meski demikian, Fajar berharap intensitas hujan pada hari ini tidak kembali meningkat agar tidak menambah debit air Sungai Kemuning. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga:  Pria Terobos Masjid dan Teriak “Kiamat!” Pakai Toa Bikin Geger Sampang, Polisi: Mengalami Gangguan Jiwa

“Jika tidak ada tambahan hujan di Pantura hari ini dan kondisi air laut juga tidak tinggi, mudah-mudahan situasi terkendali,” ujarnya.

Fajar menambahkan, tim BPBD Sampang telah dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan Desa Tangguh Bencana (Destana) di wilayah terdampak.

Baca Juga:  Banjir Setinggi 130 Sentimeter Lumpuhkan Jalur Bangkalan–Sampang, Ratusan Rumah Warga Blega Terendam

Berdasarkan data BPBD Sampang hingga pukul 12.30 WIB, desa yang terdampak banjir meliputi Desa Pangilen, Banyumas, serta Desa Kemuning dengan ketinggian air mencapai sekitar 40 sentimeter.

“Untuk wilayah kota saat ini terpantau aman. Beberapa titik seperti kawasan Suhadak dan Imam Bonjol memang sempat tergenang, namun ketinggian air masih sekitar 20 sentimeter,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Landa Ponpes Al-Miftah Panyeppen, Asrama Santri Hangus, 400 Santri Dipulangkan
Banjir Setinggi 130 Sentimeter Lumpuhkan Jalur Bangkalan–Sampang, Ratusan Rumah Warga Blega Terendam
Perempuan Dominasi Gugatan Cerai di Pamekasan, Masalah Ranjang hingga Judi Online Terkuak.
Malam Mencekam di Pamekasan, Kafe Selon Terbakar Saat Warga Terlelap
Cuaca Ekstrem Mengamuk, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Kepung Pamekasan
VIRAL! Video 15 Detik Sekelompok Mahasiswa Diduga UNIRA Terlibat Perkelahian di Halaman Kampus
Pria Terobos Masjid dan Teriak “Kiamat!” Pakai Toa Bikin Geger Sampang, Polisi: Mengalami Gangguan Jiwa
JASAD TANPA IDENTITAS DITEMUKAN MENGAPUNG DI PERAIRAN MANDANGIN, BPBD SAMPANG LAKUKAN EVAKUASI

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:10 WIB

Kebakaran Hebat Landa Ponpes Al-Miftah Panyeppen, Asrama Santri Hangus, 400 Santri Dipulangkan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 05:41 WIB

Banjir Setinggi 130 Sentimeter Lumpuhkan Jalur Bangkalan–Sampang, Ratusan Rumah Warga Blega Terendam

Minggu, 4 Januari 2026 - 09:06 WIB

Sampang Dikepung Banjir, Sungai Kemuning Tak Mampu Tampung Hujan

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:06 WIB

Perempuan Dominasi Gugatan Cerai di Pamekasan, Masalah Ranjang hingga Judi Online Terkuak.

Rabu, 31 Desember 2025 - 04:56 WIB

Malam Mencekam di Pamekasan, Kafe Selon Terbakar Saat Warga Terlelap

Berita Terbaru