Banjir Setinggi 130 Sentimeter Lumpuhkan Jalur Bangkalan–Sampang, Ratusan Rumah Warga Blega Terendam

Madura Orbit

- Wartawan

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN,MADURAORBIT.id – Banjir parah masih merendam Jalan Raya Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, pada Sabtu (10/1/2026). Hingga pukul 11.00 WIB, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 130 sentimeter, mengakibatkan lalu lintas lumpuh total serta ratusan rumah warga tergenang banjir.

Genangan air menutup seluruh badan jalan utama penghubung Bangkalan–Sampang. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas, menyebabkan kemacetan panjang dari dua arah. Sejumlah pengendara terpaksa menghentikan perjalanan atau memutar arah karena kondisi jalan yang dinilai berbahaya.

Baca Juga:  Kemenperin : Fokus Industrialisasi, Aditya Muhamad Bintang Ajak Generasi Muda Siap Terjun Ke Sektor Industri

Banjir tidak hanya melumpuhkan akses transportasi, tetapi juga merendam permukiman warga. Air masih menggenangi rumah-rumah hingga setinggi dada orang dewasa. Hingga siang hari, belum terlihat tanda-tanda air surut, sementara aktivitas warga nyaris lumpuh total.

Syafi, warga Desa Blega, mengatakan banjir mulai naik sejak hujan deras mengguyur wilayah tersebut dan bertahan hingga siang hari. Ia menyebut kondisi ini sangat menyulitkan warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:  Bersama Ribuan Jamaah Majelis Sabilu Taubah, Gus Iqdam Doakan Khofifah Jadi Gubernur Lagi

“Ketinggian air di jalan raya masih sekitar 130 sentimeter sampai jam 11 siang. Banyak rumah warga terendam dan warga kesulitan beraktivitas,” ujar Syafi.

Hal senada disampaikan Faruk, warga terdampak lainnya. Ia mengeluhkan bantuan yang hingga kini belum merata ke permukiman warga di dalam kampung.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Mengamuk, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Kepung Pamekasan

“Sampai sekarang bantuan baru terlihat di jalan raya. Warga di dalam gang masih belum menerima bantuan, padahal kondisinya sama parah,” ungkap Faruk.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mempercepat penanganan banjir serta memastikan bantuan logistik tersalurkan secara merata hingga ke seluruh wilayah terdampak.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Landa Ponpes Al-Miftah Panyeppen, Asrama Santri Hangus, 400 Santri Dipulangkan
Sampang Dikepung Banjir, Sungai Kemuning Tak Mampu Tampung Hujan
Perempuan Dominasi Gugatan Cerai di Pamekasan, Masalah Ranjang hingga Judi Online Terkuak.
Malam Mencekam di Pamekasan, Kafe Selon Terbakar Saat Warga Terlelap
Cuaca Ekstrem Mengamuk, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Kepung Pamekasan
VIRAL! Video 15 Detik Sekelompok Mahasiswa Diduga UNIRA Terlibat Perkelahian di Halaman Kampus
Pria Terobos Masjid dan Teriak “Kiamat!” Pakai Toa Bikin Geger Sampang, Polisi: Mengalami Gangguan Jiwa
JASAD TANPA IDENTITAS DITEMUKAN MENGAPUNG DI PERAIRAN MANDANGIN, BPBD SAMPANG LAKUKAN EVAKUASI

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:10 WIB

Kebakaran Hebat Landa Ponpes Al-Miftah Panyeppen, Asrama Santri Hangus, 400 Santri Dipulangkan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 05:41 WIB

Banjir Setinggi 130 Sentimeter Lumpuhkan Jalur Bangkalan–Sampang, Ratusan Rumah Warga Blega Terendam

Minggu, 4 Januari 2026 - 09:06 WIB

Sampang Dikepung Banjir, Sungai Kemuning Tak Mampu Tampung Hujan

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:06 WIB

Perempuan Dominasi Gugatan Cerai di Pamekasan, Masalah Ranjang hingga Judi Online Terkuak.

Rabu, 31 Desember 2025 - 04:56 WIB

Malam Mencekam di Pamekasan, Kafe Selon Terbakar Saat Warga Terlelap

Berita Terbaru