Pria Terobos Masjid dan Teriak “Kiamat!” Pakai Toa Bikin Geger Sampang, Polisi: Mengalami Gangguan Jiwa

Madura Orbit

- Wartawan

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, MADURA ORBIT.id – Warga Kelurahan Karang Dalem, Kabupaten Sampang, dibuat heboh tengah malam setelah seorang pria tiba-tiba menerobos Masjid Al-Istianah dan berteriak “kiamat!” melalui pengeras suara masjid. Aksi yang terekam video warga dan CCTV masjid itu viral di berbagai platform media sosial.

Peristiwa mengejutkan tersebut terjadi pada Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat suasana kampung sedang sunyi, pria berkaus putih dan bersarung hitam itu berjalan masuk ke area takmir masjid, mengambil mikrofon, lalu berteriak berulang kali dengan nada tinggi seolah memberi peringatan kepada warga.

Baca Juga:  Diselundupkan Lewat Bus Penumpang, Rokok Ilegal Bonte Digulung Polisi di Camplong: 1,68 Juta Batang Disita, Negara Jebol Rp2 Miliar

“Keluar… kiamat! Kiamat!” demikian suara pria itu yang terdengar jelas dalam rekaman video viral tersebut.

Teriakan tersebut sontak memecah keheningan malam. Beberapa warga yang terbangun karena suara gaduh langsung mendatangi masjid dan menghentikan aksi pria tersebut. Beruntung, pria itu tidak melakukan perlawanan dan akhirnya dibawa keluar masjid.

Identitas Terungkap, Ternyata ODGJ

Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan insiden tersebut. Ia memastikan bahwa pria itu merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berinisial SR.

Baca Juga:  Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

“Benar, ada ODGJ yang masuk ke Masjid Al-Istianah dan berteriak ‘kiamat-kiamat’. Kejadiannya sekitar pukul 01.00 WIB,” ujarnya.

Satreskrim Polres Sampang mengungkapkan SR merupakan warga Jalan Imam Ghozali Gang II, Kelurahan Gunung Sekar. Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa SR memiliki riwayat kejiwaan dan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya.

Berdasarkan bukti rekam medis bernomor RM: 075160 tertanggal 12 September 2024, SR dinyatakan memiliki gangguan jiwa dan pernah menjalani terapi intensif sebelumnya.

Baca Juga:  Ratusan Baliho Khofifah -Emil Mulai Bertebaran di Lumajang

Diserahkan Keluarga, Dibawa untuk Pengobatan

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menyerahkan SR kembali kepada keluarga. Ia kemudian dibawa ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

“Kami sudah menyerahkan SR kepada keluarganya guna dibawa berobat. Tidak ada unsur kriminal, murni karena kondisi kejiwaannya,” tegas AKP Eko.

Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bagi warga untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar, agar kejadian serupa tidak memicu kepanikan di masyarakat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan
Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter
Dari Warung hingga Kampus, 2.500 Sakera Bersatu Lorengkan Kemerdekaan RI di Yogyakarta
Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan
Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku
Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026
Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas
Demo Dugaan Rangkap Jabatan Mengemuka, Korwil BGN Pamekasan Bantah Keras

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 00:52 WIB

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026

Berita Terbaru