Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan

Madura Orbit

- Wartawan

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, MADURAORBIT.id – Tragedi tregis terjadi di Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Senin (17/8/2026). Seorang anak perempuan berinisial TD (10) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan ibu kandungnya sendiri, DA (31).

Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Jajaran Polsek Pademawu bersama Satreskrim Polres Pamekasan mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan DA yang diduga sebagai pelaku.

Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa diketahui sekitar pukul 11.00 WIB setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

Baca Juga:  Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter

“Memang benar, pada Senin (17/8) sekitar pukul 11.00 WIB, tim gabungan Polsek Pademawu dan Satreskrim Polres Pamekasan langsung mendatangi TKP setelah menerima informasi masyarakat terkait adanya dugaan pembunuhan,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, DA meminta ibunya yang merupakan nenek korban pergi membeli makanan bersama dua anak lainnya.

Ketika kondisi rumah sepi dan hanya tersisa DA bersama korban, dugaan penganiayaan kemudian terjadi.

Sekitar pukul 11.00 WIB, nenek korban kembali dan mendapati TD sudah tergeletak di teras rumah dalam kondisi bersimbah darah. Warga kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Pademawu sebelum dirujuk ke RSUD Pamekasan.

Baca Juga:  Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas

Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Situasi semakin mencekam ketika polisi bersama warga mendatangi rumah tersebut. Pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam. Setelah didobrak, petugas mendapati DA berada di dalam rumah sambil memegang sebilah pisau.

“Pelaku langsung berhasil disergap dan diamankan,” jelas Ipda Yoni.

Polisi kini masih mendalami motif di balik peristiwa tragis tersebut. Dari keterangan awal keluarga dan sejumlah saksi, DA disebut memiliki riwayat gangguan jiwa. Kondisinya dilaporkan kembali kambuh dalam beberapa hari terakhir dan yang bersangkutan masih mengonsumsi obat terkait kondisi kejiwaannya.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat Landa Ponpes Al-Miftah Panyeppen, Asrama Santri Hangus, 400 Santri Dipulangkan

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan kondisi kejiwaan DA sebagai penyebab pasti peristiwa tersebut. Penyidik Satreskrim Polres Pamekasan masih melakukan pemeriksaan secara mendalam dan berkoordinasi dengan tim medis maupun psikiater untuk memastikan kondisi kejiwaan terduga pelaku.

“Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sebilah senjata tajam telah kami amankan di Mapolres Pamekasan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan mendalam, termasuk berkoordinasi dengan tim medis/psikiater untuk melakukan observasi resmi,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan
Diduga Gunakan Aset Desa, Kasus Dapur SPPG Pasangger Masuk Penyelidikan; Mitra Pengelola Mangkir Dipanggil Polisi
Hamili Anak Kandung Berusia 13 Tahun, Seorang Ayah di Tangkap Polres Pamekasan
Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter
Dari Warung hingga Kampus, 2.500 Sakera Bersatu Lorengkan Kemerdekaan RI di Yogyakarta
Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku
Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026
Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 00:52 WIB

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Diduga Gunakan Aset Desa, Kasus Dapur SPPG Pasangger Masuk Penyelidikan; Mitra Pengelola Mangkir Dipanggil Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Hamili Anak Kandung Berusia 13 Tahun, Seorang Ayah di Tangkap Polres Pamekasan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan

Berita Terbaru