300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan

Madura Orbit

- Wartawan

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Pengusaha Toko Kelontong Yogyakarta Bersatu, Dorong Kerukunan dan Kemajuan Bersama

 

YOGYAKARTA — Semangat kebersamaan dan keinginan untuk memajukan usaha toko kelontong di Yogyakarta mengemuka dalam pertemuan para pemilik toko kelontong yang digelar di Kantor LBH Aryawiraraja, Jalan Ringroad Selatan No. 69, Sokowaten, Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 300 pemilik toko kelontong dari berbagai wilayah di Yogyakarta. Pertemuan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, membangun kerukunan, sekaligus mendorong terciptanya iklim usaha yang tertib dan sehat antarpelaku toko kelontong.

 

Baca Juga:  Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku

Salah satu agenda penting yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah upaya menjaga kerukunan dan ketertiban sesama pemilik toko kelontong. Para pelaku usaha didorong untuk tidak saling menjatuhkan, melainkan membangun kekuatan bersama agar seluruh anggota dapat berkembang dan maju secara berkelanjutan.

 

Semangat yang diusung bukan sekadar persaingan dalam menjalankan usaha, tetapi bagaimana toko-toko kelontong dapat menjadi sebuah keluarga besar yang saling memperkuat.

 

“Kita adalah organisasi keluarga yang mempunyai semangat untuk maju bersama, sehingga saling memperkuat antara satu dengan yang lain. Kami maknai organisasi adalah alat Untuk mewujudkan cita cita bersama,” demikian semangat yang disampaikan jugil Adiningrat Ketua Umum Keluarga Madura Yogyakarta (KMY) dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga:  Microsoft meluncurkan AI chatbot ke aplikasi Bing di iPhone dan Android

 

Selain membangun solidaritas, para pengusaha toko kelontong juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan di wilayah Yogyakarta.

 

Mereka menegaskan pentingnya menjunjung semangat “Jogja Berhati Nyaman”, dengan menciptakan lingkungan usaha yang aman, tertib, harmonis, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Kami sangat mendukung pemerintahan Jogja untuk menjadikan Jogja tetap berhati nyaman,” tegasnya.

 

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi dan jaringan para pemilik toko kelontong di Yogyakarta. Dengan jumlah anggota yang mencapai ratusan pelaku usaha, keberadaan organisasi diharapkan mampu menjadi wadah komunikasi, solidaritas, sekaligus sarana untuk memperjuangkan kepentingan bersama.

Baca Juga:  Tingkat Kemiskinan Pamekasan Turun, Namun Kedalaman Kemiskinan Justru Mengkhawatirkan

 

Para pengusaha toko kelontong pun sepakat bahwa kemajuan tidak harus dicapai dengan saling mengalahkan. Sebaliknya, dengan kerukunan, ketertiban, solidaritas, dan semangat maju bersama, toko kelontong di Yogyakarta diharapkan semakin kuat serta mampu menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

 

Dari toko kelontong untuk Yogyakarta: bersatu, tertib, saling menguatkan, dan maju bersama demi Jogja yang tetap berhati nyaman.

Berita Terkait

Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter
Dari Warung hingga Kampus, 2.500 Sakera Bersatu Lorengkan Kemerdekaan RI di Yogyakarta
Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan
Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku
Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026
Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas
Demo Dugaan Rangkap Jabatan Mengemuka, Korwil BGN Pamekasan Bantah Keras
Serap Aspirasi Media, Ansari Undang Jurnalis Diskusi Santai di Kediamannya

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 00:52 WIB

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026

Berita Terbaru