Pamekasan,Madura Orbit.id – Video penertiban pelajar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan mendadak viral dan memantik kegelisahan publik.
Dalam video berdurasi 3 menit 14 detik itu, belasan siswa tingkat SMP hingga SMA terciduk berkeliaran di luar sekolah saat jam pelajaran di Jalan Segara, Senin (12/1/2026). Kemarin
Yang mengejutkan, bukan hanya siswa SMA dan SMK yang terjaring. Seorang siswa SMPN 3 Pamekasan juga ikut diamankan, menambah daftar panjang keprihatinan terhadap lemahnya pengawasan pendidikan dan keluarga.
Berdasarkan keterangan dalam video, total 17 pelajar terjaring razia. Mereka terdiri dari 8 siswa SMAN 4 Pamekasan, 8 siswa SMKN 3 Pamekasan, serta 1 siswa SMPN 3 Pamekasan.
Para pelajar itu diamankan saat seharusnya mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing.
Petugas Satpol PP yang merekam langsung kejadian tersebut menegaskan bahwa penertiban dilakukan atas perintah pimpinan sebagai bagian dari penegakan ketertiban umum dan disiplin pelajar.
“Hari ini tanggal 12, kami dari Satpol PP sesuai arahan pimpinan melakukan penertiban anak-anak sekolah,” ujar petugas dalam video.
Dalam rekaman itu pula, petugas menyampaikan pesan keras dan terbuka kepada pihak sekolah dan para orang tua. Mereka menyoroti fenomena pelajar yang dengan berani meninggalkan sekolah di jam pelajaran.
“Tolong kepada bapak ibu guru dan orang tua, ini generasi kita. Tapi sekarang sudah berani meninggalkan sekolah saat jam belajar. Mohon lebih diperhatikan,” tegas petugas.
Aksi razia ini langsung menyulut respons luas warganet. Banyak yang mempertanyakan efektivitas pengawasan sekolah, absensi siswa, hingga peran orang tua dalam memastikan anak-anak benar-benar berangkat dan berada di ruang kelas, bukan berkeliaran di jalan.
Penulis : Redaksi
















