Kongres PIJP Berakhir Ricuh di Batu: Organisasi Dibekukan, Lahirkan Organisasi Baru JMP

Madura Orbit

- Wartawan

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, MADURAORBIT.id — Kongres Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP) yang diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan pemilihan ketua baru justru berubah menjadi panggung ketegangan. Bertempat di D’Villa Batu, Rabu (10/12/2025), forum yang seharusnya berjalan demokratis itu malah pecah dan berakhir dengan pembekuan organisasi.

Sejak pembukaan pembahasan SK Notaris yang disebut tidak pernah diperbarui, suasana langsung memanas.

Peserta kongres mempertanyakan keabsahan dasar hukum organisasi, sementara para pendiri bersikukuh bahwa struktur yang ada masih sah. Adu argumen tak terhindarkan, suara meninggi, dan forum mulai kehilangan kendali.

Baca Juga:  Banjir Setinggi 130 Sentimeter Lumpuhkan Jalur Bangkalan–Sampang, Ratusan Rumah Warga Blega Terendam

Situasi makin membara ketika sejumlah peserta menolak adanya dualisme kepemimpinan dan menuntut penyederhanaan struktur—cukup satu posisi Ketua Umum. Namun permintaan itu mendapat resistensi keras dari pihak pendiri. Perdebatan pun kembali pecah, lebih sengit dari sebelumnya.

Ketegangan yang berlarut-larut membuat forum berubah dari musyawarah menjadi arena saling serang pendapat. Konsentrasi peserta buyar, dan pimpinan sidang akhirnya mengambil langkah drastis: menutup seluruh pembahasan dan membekukan PIJP sementara waktu.

Baca Juga:  Ayah Lapor Polisi, Bocah 4 Tahun di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan

Muhri Andika, pimpinan sidang, menyebut situasi sudah tidak dapat dipertahankan.

“Saya hentikan rapat dan membekukan PIJP sementara karena yang muncul bukan lagi kebersamaan, tapi ego. Baik pendiri maupun pengurus tidak lagi mengutamakan musyawarah,” tegasnya.

Ketidaknyamanan juga dirasakan sebagian pengurus yang menggambarkan suasana forum layaknya “menumpang di rumah orang”. Mereka merasa ruang organisasi tidak lagi sehat dan tak ingin memperpanjang konflik yang tak kunjung selesai.

Akibat dinamika yang memuncak tersebut, sebagian pengurus dan anggota akhirnya memilih keluar dari PIJP. Di luar forum, mereka sepakat membentuk wadah baru bernama Jurnalis Muda Pamekasan (JMP)—organisasi yang digadang sebagai rumah baru bagi para jurnalis lokal yang ingin bergerak lebih independen.

Baca Juga:  Soroti Pupuk Mahal dan Aset Negara Raib, Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Dinas Pertanian Sampang

Kekisruhan kongres ini tak hanya membekukan PIJP, tetapi juga membuka babak baru dalam peta organisasi kewartawanan di Pamekasan. Waktu akan menjawab apakah PIJP mampu bangkit kembali, atau justru memberi jalan bagi munculnya kekuatan baru melalui JMP.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan
Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter
Dari Warung hingga Kampus, 2.500 Sakera Bersatu Lorengkan Kemerdekaan RI di Yogyakarta
Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan
Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku
Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026
Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas
Demo Dugaan Rangkap Jabatan Mengemuka, Korwil BGN Pamekasan Bantah Keras

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 00:52 WIB

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026

Berita Terbaru