Razia Tengah Malam Polres Sumenep Bongkar Indikasi Narkoba di Tempat Hiburan, Dua Pemuda Positif Obat Terlarang

Madura Orbit

- Wartawan

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, MADURAORBIT.id — Aparat Polres Sumenep kembali menunjukkan sikap tanpa kompromi terhadap praktik penyalahgunaan narkoba di ruang hiburan malam.

Dalam patroli dan razia serentak yang digelar Jumat malam (12/12/2025), polisi mendapati dua pemuda positif mengonsumsi obat-obatan terlarang di salah satu kafe yang beroperasi hingga larut malam.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 23.30 WIB ini dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Sumenep AKP Anwar Subagyo, S.H., bersama Kasat Sabhara AKP Taufik Hidayat, S.H., dan Kasat Reskrim AKP Agus Rusdyanto, S.H. Personel gabungan dikerahkan untuk menyisir sejumlah lokasi hiburan yang selama ini dinilai rawan menjadi titik peredaran dan konsumsi narkotika.

Baca Juga:  Sektor Kesehatan Jadi Prioritas Penting, DPD RI Lia Istifhama Dukung RSUD Haji Jatim Bangun Gedung Khusus KJSU

Salah satu sasaran razia adalah Cafe Mr. Ball di Dusun Gedungan Timur, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung dan pekerja.

Hasilnya, dua pemuda dinyatakan positif mengonsumsi obat terlarang setelah menjalani tes awal di tempat.

Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.H., menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari strategi berlapis untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba, khususnya di tempat hiburan malam yang kerap luput dari pengawasan publik.

Baca Juga:  Festival Jhukok Tonuh: Ekonomi Nelayan Bergerak, Pariwisata Jangan Sekadar Seremoni

“Tempat hiburan malam tidak boleh menjadi ruang aman bagi penyalahgunaan narkoba. Patroli dan razia ini kami lakukan secara serentak dan berkelanjutan untuk menutup celah tersebut,” tegas AKP Widiarti.

Ia menekankan, Polres Sumenep tidak hanya mengedepankan pendekatan preventif, tetapi juga siap mengambil langkah hukum tegas terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan.

“Penegakan hukum akan kami lakukan secara terukur namun konsisten. Ini bentuk komitmen kami menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Dari Warung hingga Kampus, 2.500 Sakera Bersatu Lorengkan Kemerdekaan RI di Yogyakarta

AKP Widiarti juga memastikan bahwa operasi serupa akan terus digelar, terutama pada akhir pekan dan jam rawan, sebagai pesan jelas bagi pengelola tempat hiburan maupun pengunjung agar tidak bermain-main dengan narkoba.

Razia berlangsung aman dan terkendali. Polres Sumenep menegaskan, langkah ini bukan sekadar operasi sesaat, melainkan bagian dari upaya sistematis membersihkan ruang publik dari ancaman narkoba demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan
Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter
Dari Warung hingga Kampus, 2.500 Sakera Bersatu Lorengkan Kemerdekaan RI di Yogyakarta
Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan
Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku
Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026
Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas
Demo Dugaan Rangkap Jabatan Mengemuka, Korwil BGN Pamekasan Bantah Keras

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 00:52 WIB

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026

Berita Terbaru