Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku

Madura Orbit

- Wartawan

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADURA ORBIT, PAMEKASAN – Penanganan kasus dugaan pencurian dengan pemberatan di SD Negeri (SDN) Banyubulu 3, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Meski laporan resmi telah diterima sejak pertengahan Juli 2026, pelaku belum berhasil diungkap.

 

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/B/8/VII/2026/SPKT/Polsek Proppo/Polres Pamekasan/Polda Jawa Timur, pelapor atas nama Nuraini, seorang aparatur sipil negara (ASN) asal Desa Samatan, Kecamatan Proppo, melaporkan peristiwa pembobolan yang terjadi pada Senin, 13 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

 

Dalam laporan tersebut dijelaskan, pelaku diduga masuk ke lingkungan sekolah dengan cara membobol sejumlah pintu ruangan dan mencongkel brankas. Akibat kejadian itu, sejumlah aset sekolah dilaporkan hilang, di antaranya satu unit LCD proyektor Epson EB-E500, printer Epson L3210, laptop HP, speaker aktif Sharp, mikrofon, tabung elpiji 3 kilogram, flashdisk, serta uang tunai. Total kerugian ditaksir mencapai Rp16.923.400.

Baca Juga:  Menunggu Janji yang Tak Datang, Warga Tobai Tengah Bangun Jalan Sendiri Lewat Live TikTok

 

Beberapa hari setelah laporan diterima, tepatnya pada 22 Juli 2026, Polsek Proppo menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penyelidikan telah dimulai dengan menerima laporan korban, meminta keterangan pelapor dan sejumlah saksi, serta menunjuk penyidik yang menangani perkara tersebut.

Baca Juga:  Diskusi Bersama Pengusaha Muda Lumajang, Khofifah Bahas Pengembangan Agrobisnis Hingga Pendidikan di Daerah

 

Namun hingga awal Agustus 2026, pelaku masih belum berhasil diamankan. Kondisi tersebut membuat pihak pelapor berharap aparat kepolisian dapat segera menuntaskan kasus tersebut sehingga memberikan kepastian hukum sekaligus mengembalikan rasa aman di lingkungan sekolah.

 

Kasus pencurian di fasilitas pendidikan dinilai tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar karena sejumlah sarana penunjang pendidikan ikut hilang.

 

Menanggapi perkembangan penanganan perkara tersebut, Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Evan Yoni Pratama, membenarkan bahwa laporan telah diterima dan proses penyelidikan masih terus berjalan.

Baca Juga:  Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Pores Pamekasan Menggelar Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Semeru 2024

 

“Iya sudah, Mas. Saat ini masih dilakukan pencocokan sidik jari yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP),” ujar IPDA Evan Yoni Pratama saat dikonfirmasi wartawan.

 

Ia menegaskan bahwa penyidik tidak menghentikan proses penanganan perkara. Menurutnya, saat ini terdapat dua orang yang masih berstatus terduga dan sedang didalami keterlibatannya.

 

“Kami tidak tinggal diam. Anggota masih melakukan penyelidikan. Memang ada dua terduga pelaku, sehingga saat ini masih dilakukan pencocokan dengan sidik jari yang ditemukan oleh Tim Identifikasi Polres,” jelasnya.

 

Berita Terkait

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan
Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter
Dari Warung hingga Kampus, 2.500 Sakera Bersatu Lorengkan Kemerdekaan RI di Yogyakarta
Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan
Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026
Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas
Demo Dugaan Rangkap Jabatan Mengemuka, Korwil BGN Pamekasan Bantah Keras
Serap Aspirasi Media, Ansari Undang Jurnalis Diskusi Santai di Kediamannya

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 00:52 WIB

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026

Berita Terbaru