Dari Warung hingga Kampus, 2.500 Sakera Bersatu Lorengkan Kemerdekaan RI di Yogyakarta

Madura Orbit

- Wartawan

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih dari 2.500 Personel Brigade Komando Sakera Siap Lorengkan Perayaan 81 Tahun Kemerdekaan RI di Yogyakarta, Tegaskan Kontribusi Kebangsaan

 

MaduraOrbit.od, Yogyakarta, 16 Agustus 2026 — Brigade Komando Sakera, barisan keamanan internal Keluarga Madura Yogyakarta, akan mengerahkan lebih dari 2.500 personel dalam kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar pada Senin, 17 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Kegiatan ini menjadi salah satu perhelatan organisasi terbesar di Yogyakarta dalam momentum kemerdekaan tahun ini.

 

Brigade Komando Sakera dihimpun dari lintas latar belakang warga Madura perantauan di Yogyakarta, mulai dari kalangan cendekiawan, advokat, mahasiswa, hingga pelaku usaha yang tergabung dalam berbagai paguyuban niaga, seperti pedagang toko kelontong 24 jam, jasa potong rambut, usaha bongkaran besi, hingga usaha kuliner seperti pedagang sate Madura, penjual bubur kacang ijo, bebek, serta nasi goreng. Komposisi ini mencerminkan wajah nyata ekonomi kerakyatan yang digerakkan organisasi keluarga besar Madura di Daerah Istimewa Yogyakarta. Fungsi utama Brigade ini adalah membangun keharmonisan dan memastikan keamanan seluruh warga Madura di Yogyakarta.

Baca Juga:  Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas

 

Semangat Merayakan Kemerdekaan, Sekaligus Menegaskan Kontribusi

 

Ketua Keluarga Madura Yogyakarta (KMY), RB. Jugil Adiningrat, menyampaikan bahwa pengerahan lebih dari 2.500 personel Brigade Komando Sakera dalam perayaan HUT ke-81 RI ini lahir dari semangat tulus warga Madura untuk turut merayakan dan mensyukuri kemerdekaan Indonesia, sekaligus menjadi ajang mempererat persaudaraan lintas elemen warga Madura di Yogyakarta.

 

“Kegiatan ini adalah wujud rasa syukur dan kecintaan kami sebagai bagian dari Indonesia. Sekaligus, kami ingin publik melihat bahwa lebih dari 2.500 personel Brigade Komando Sakera di Yogyakarta memiliki banyak kontribusi di berbagai sektor dan bidangnya, mulai dari ekonomi, keilmuan, hukum,” ujar RB. Jugil Adiningrat.

 

RB. Jugil Adiningrat menegaskan, kekuatan Brigade Komando Sakera tidak sebatas pada aspek pengamanan internal, justru karena berasal dari berbagai latar belakang profesi dan keahlian, anggota Brigade turut berkontribusi memperkuat di sektornya masing-masing. Bahkan tak jarang, turut berkolaborasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah untuk membangun sinergi dalam pembangunan.

Baca Juga:  Sektor Kesehatan Jadi Prioritas Penting, DPD RI Lia Istifhama Dukung RSUD Haji Jatim Bangun Gedung Khusus KJSU

 

“Kontribusi dan peran anggota kami tidak sesempit yang selama ini banyak dinarasikan orang. Ada yang mengajar di ruang-ruang kuliah, ada yang berdiri di ruang sidang membela hak-hak masyarakat sebagai advokat, ada pula yang aktif bersinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah, dan tak ketinggalan generasi muda kami yang sedang menempuh pendidikan tinggi dan aktif berorganisasi. Ini bukti bahwa Brigade Komando Sakera hadir dan berkontribusi di hampir seluruh lini kehidupan bangsa,” ujar RB. Jugil Adiningrat.

 

Tantangan dan Sinergi

 

Di tengah semangat perayaan, Brigade Komando Sakera turut menyoroti sejumlah isu yang dihadapi komunitas perantau Madura di perkotaan, terutama hak atas perlindungan dan keamanan dalam menjalankan usaha. Isu ini juga yang memicu Brigade untuk terus meningkatkan dan mengonsolidasikan kekuatan internal agar minimal, jaring pengaman, dapat dijamin oleh internal keluarga Madura. Brigade Komando Sakera menjalankan prinsip ini dengan siaga 24 jam penuh terhadap adanya potensi konflik dan keamanan.

Baca Juga:  Nur Faizin, Juru Bicara Komisi C DPRD Jawa Timur Dorong Penguatan Modal PT BPR Jatim Melalui Raperda Baru

 

Selain itu, Brigade Komando Sakera juga mendorong pentingnya sinergi yang lebih erat dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga potensi konflik, mencegah premanisme terhadap pedagang kecil, serta memperkuat sistem keamanan lingkungan berbasis komunitas di titik-titik usaha yang rentan.

 

“Perayaan kemerdekaan adalah momentum yang tepat untuk mengingatkan bahwa kemerdekaan ekonomi maupun rasa aman warga kecil, termasuk pedagang perantau, masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Justru karena itu, Brigade Komando Sakera hadir sebagai mitra, bukan ancaman – mitra bagi aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban, sekaligus mitra dialog untuk memperjuangkan hak-hak kewargaan anggota kami,” lanjut RB. Jugil Adiningrat.

 

KMY menegaskan, semangat yang dibawa Brigade Komando Sakera sejalan dengan nilai kebangsaan dan semangat 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini; kedaulatan ekonomi, di mana rakyat menjadi pelaku utama dan pemegang kedaulatan tertinggi dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai kemakmuran bersama.

Berita Terkait

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan
Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter
Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan
Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku
Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026
Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas
Demo Dugaan Rangkap Jabatan Mengemuka, Korwil BGN Pamekasan Bantah Keras
Serap Aspirasi Media, Ansari Undang Jurnalis Diskusi Santai di Kediamannya

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 00:52 WIB

300 Lebih Pemilik Toko Kelontong Berkumpul, Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Kerukunan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Lewat Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Cetak Generasi Berkarakter

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Ibu Kandung Diamankan Usai Anak Perempuan 10 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Hampir Sebulan Diselidiki, Kasus Pencurian di SDN Banyubulu 3 Belum Ungkap Pelaku

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Dari Ingatan Kampung ke Panggung Internasional, Curriculum Vitae, 2000 Tampil di DITP 2026

Berita Terbaru