Festival Jhukok Tonuh: Ekonomi Nelayan Bergerak, Pariwisata Jangan Sekadar Seremoni

Madura Orbit

- Wartawan

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, MADURAORBIT.id – Pantai Lon Malang, Kabupaten Sampang, kembali ramai oleh gelaran Festival Jhukok Tonuh, Sabtu (13/12/2025). Ribuan pengunjung memadati kawasan pesisir, lapak-lapak ikan ludes diserbu pembeli, dan nelayan merasakan peningkatan pendapatan.

Namun di balik kemeriahan itu, muncul satu pertanyaan krusial: apakah festival ini benar-benar menggerakkan ekonomi rakyat atau hanya berhenti sebagai agenda pariwisata seremonial?

Sejak pagi, deretan nelayan dan pelaku UMKM menjajakan hasil laut segar langsung di bibir pantai. Ikan bakar, olahan laut khas Madura, hingga hasil tangkapan mentah habis terjual. Antrean panjang di lapak-lapak sederhana menjadi bukti nyata bahwa perputaran uang terjadi langsung di tangan masyarakat pesisir.

Baca Juga:  UMK Pamekasan 2026 Resmi Naik, Gubernur Tetapkan Rp2,52 Juta Berlaku Januari

Bagi nelayan, Festival Jhukok Tonuh memberi ruang jual tanpa perantara. Tidak ada tengkulak, tidak ada rantai distribusi panjang. Laut, nelayan, dan pembeli bertemu dalam satu ruang. Di sinilah ekonomi rakyat benar-benar bergerak.

Namun demikian, sejumlah pihak menilai kemeriahan festival tidak boleh berhenti pada panggung hiburan dan seremoni tahunan semata. Tanpa keberlanjutan dan skema pemberdayaan yang jelas, event semacam ini berpotensi hanya menjadi euforia sesaat yang tak meninggalkan dampak jangka panjang bagi nelayan dan UMKM.

Baca Juga:  Ponpes Karang Manggis Bantah Dukung Paslon Kharisma

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, Marnilem, menegaskan bahwa Festival Jhukok Tonuh dirancang untuk mendorong ekonomi masyarakat, bukan sekadar tontonan.

“Fokus kami adalah bagaimana masyarakat pesisir, nelayan, dan UMKM merasakan manfaat langsung. Festival ini menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi berbasis budaya lokal,” ujarnya.

Pemerintah daerah menilai Pantai Lon Malang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis budaya pesisir. Namun penguatan ekonomi rakyat dinilai harus berjalan seiring dengan keberlanjutan program, mulai dari pendampingan UMKM, promosi berkelanjutan, hingga kepastian ruang usaha bagi nelayan.

Baca Juga:  10 Makanan Paling Enak di Jawa Timur yang Harus Dicoba

Pengelola Pantai Lon Malang, Mastuki, juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda simbolik.

“Kami ingin festival seperti ini bukan hanya ramai sehari, lalu selesai. Harus ada kesinambungan agar ekonomi warga sekitar benar-benar tumbuh,” ungkapnya.

Festival Jhukok Tonuh telah membuktikan satu hal: ketika ruang diberikan, nelayan dan UMKM mampu menggerakkan ekonomi pesisir. Tantangannya kini ada pada pemerintah—menjadikan festival ini bukan sekadar panggung seremonial, tetapi pijakan nyata bagi kesejahteraan rakyat pesisir Madura.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ribuan Petani Tembakau dan Buruh Madura Turun ke Jalan, Suarakan “Lonceng Kematian” Industri Rokok Lokal
Soroti Pupuk Mahal dan Aset Negara Raib, Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Dinas Pertanian Sampang
Menunggu Janji yang Tak Datang, Warga Tobai Tengah Bangun Jalan Sendiri Lewat Live TikTok
Gift Ratusan Juta di Final D7 Dipersoalkan, Massa AMP3: Rakyat Perbaiki Jalan Sendiri, Pejabat Bagi Hadiah
UMK Pamekasan 2026 Resmi Naik, Gubernur Tetapkan Rp2,52 Juta Berlaku Januari
Rp612 Miliar APBD Sumenep Masih Mengendap, DPRD Ingatkan Jangan Asal Kejar Serapan
Kasus Pajak RSUD Sampang Memanas, Massa Desak Tersangka—Kejari Sinyalkan Kerugian Negara Bisa Lebih Besar
Pemkab Sampang Disorot Tajam, Izin Pendopo untuk Milad Muhammadiyah Dibatalkan Mendadak

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:44 WIB

Ribuan Petani Tembakau dan Buruh Madura Turun ke Jalan, Suarakan “Lonceng Kematian” Industri Rokok Lokal

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:48 WIB

Soroti Pupuk Mahal dan Aset Negara Raib, Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Dinas Pertanian Sampang

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:18 WIB

Menunggu Janji yang Tak Datang, Warga Tobai Tengah Bangun Jalan Sendiri Lewat Live TikTok

Senin, 29 Desember 2025 - 11:58 WIB

Gift Ratusan Juta di Final D7 Dipersoalkan, Massa AMP3: Rakyat Perbaiki Jalan Sendiri, Pejabat Bagi Hadiah

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:38 WIB

UMK Pamekasan 2026 Resmi Naik, Gubernur Tetapkan Rp2,52 Juta Berlaku Januari

Berita Terbaru