PAMEKASAN,MADURAORBIT.id – Nama Hairul Anam tak hanya dikenal sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, tetapi juga telah menorehkan sejarah penting bagi dunia pers Madura.
Atas dedikasi dan pengabdiannya yang panjang di dunia jurnalistik, Jurnalis Muda Pamekasan (JMP) memberikan penghargaan khusus kepada Hairul Anam, Selasa (10/2/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas pencapaiannya sebagai Asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers, satu-satunya dari Pulau Madura—sebuah capaian yang dinilai tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga mengangkat marwah pers Madura di tingkat nasional.
Ketua JMP, Luthfiadi, menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas keteladanan, konsistensi, dan keberpihakan Hairul Anam terhadap nilai-nilai jurnalistik yang luhur.
“Beliau bukan hanya pemimpin organisasi, tetapi juga figur pengayom dan pendidik bagi wartawan, khususnya generasi muda. Menjadi Asesor Dewan Pers adalah bukti kualitas, integritas, dan dedikasi beliau,” ujar Luthfiadi.
Momentum penyerahan penghargaan yang bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) dinilai sangat tepat, karena mencerminkan semangat profesionalisme, integritas, serta komitmen menjaga independensi pers.
Dikenal sebagai alumnus Pondok Pesantren Annuqayah, Hairul Anam selama ini juga lekat dengan citra wartawan yang rendah hati, terbuka, dan aktif membimbing rekan-rekan seprofesi.
Menanggapi apresiasi tersebut, Kak Anam—sapaan akrab Hairul Anam—mengaku terharu dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada JMP.
“Penghargaan ini saya terima dengan penuh rasa syukur. Terima kasih kepada teman-teman JMP atas kepercayaan dan apresiasinya,” ucapnya.
Dosen Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura itu menegaskan, PWI Pamekasan akan terus menjadi ruang bersama bagi wartawan, sekaligus wadah pembinaan yang sehat dan terbuka.
“PWI adalah konstituen Dewan Pers. Amanah kami adalah membina wartawan agar menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas melalui proses reportase yang profesional dan beretika,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, JMP juga menyampaikan harapan agar Kak Anam bersedia mendampingi program-program edukatif yang akan dijalankan JMP, khususnya literasi jurnalistik ke sekolah-sekolah.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai jurnalistik sejak dini. Kami sangat berharap Kak Anam berkenan menjadi pendamping maupun pemateri,” kata Luthfiadi.
Harapan tersebut disambut positif. Bagi Kak Anam, berbagi ilmu adalah bagian dari panggilan jiwa.
“Mengajar dan berbagi pengalaman jurnalistik adalah passion saya. Dunia pendidikan dan jurnalistik tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.
Sebelum penyerahan penghargaan, pengurus JMP dan Kak Anam juga berdiskusi mengenai dinamika pers di Kabupaten Pamekasan yang dinilai terus berkembang ke arah yang lebih baik.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua JMP Luthfiadi kepada Hairul Anam, disaksikan Andikurrahman, Pembina JMP sekaligus pengurus PWI Pamekasan.
“Sinergi ini akan terus kami rawat demi kemajuan pers dan Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya.
Penulis : Redaksi
















