Oknum Lora Diduga Cabuli Santri, Terlapor Serahkan Diri ke Polda Jatim Didampingi Polres Bangkalan

Madura Orbit

- Wartawan

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Maulidi

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Maulidi

BANGKALAN,MADURAORBIT.id– Dalam sepekan terakhir, media sosial digemparkan oleh mencuatnya dugaan pencabulan yang melibatkan seorang oknum Lora terhadap santrinya di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Galis, Bangkalan. Kasus tersebut semakin menjadi sorotan setelah korban melapor langsung ke Polda Jawa Timur.

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, S.H., membenarkan bahwa terlapor bersama keluarganya mendatangi Polres Bangkalan untuk meminta pendampingan serta pengawalan menuju Polda Jawa Timur.

Baca Juga:  Kerangka Manusia di Sampang Kembali Gegerkan Publik, Forensik Temukan Tulang Baru dan Identitas Masih Misterius

“Hari ini, Rabu, kami dari Polres Bangkalan melakukan pendampingan terhadap terlapor untuk datang ke Polda Jawa Timur dan menyerahkan diri,” jelas Hafid.

Ia menegaskan bahwa perkara tersebut telah masuk tahap penyidikan di Polda Jawa Timur sehingga seluruh proses hukum berikutnya sepenuhnya berada di bawah kewenangan Polda.

Baca Juga:  Skandal DAK–DAU Pendidikan Sampang Menguat, Kejari Geledah Rumah Eks Wabup hingga Setda, Pejabat Kompak Bungkam

Sebelumnya, jagat maya diramaikan perdebatan mengenai kebenaran dugaan kasus ini. Pro dan kontra bermunculan karena isu tersebut turut menyeret nama sebuah pondok pesantren di Bangkalan. Banyak warga menunggu kepastian karena maraknya informasi simpang siur.

Baca Juga:  Aries Farida Hilang Misterius di Pamekasan, Polisi Sisir Petunjuk dari Rumah Berantakan

Kini, setelah kasus tersebut resmi ditangani Polda Jawa Timur, publik berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan kejelasan atas perkara yang menyita perhatian luas ini.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Rokok Bodong L 300, Turbo dan Merah Delima Diduga Beredar di Madura, Garasi Jatim Desak Bea Cukai Bertindak
Aries Farida Hilang Misterius di Pamekasan, Polisi Sisir Petunjuk dari Rumah Berantakan
Kerangka Manusia di Sampang Kembali Gegerkan Publik, Forensik Temukan Tulang Baru dan Identitas Masih Misterius
Ayah Lapor Polisi, Bocah 4 Tahun di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan
Tangis Pecah di PN Sumenep, Musahwan Mengaku Korban Amukan ODGJ: “Kenapa Saya yang Ditahan?”
Ungkap Jambret Maut Plakpak, Kapolres Pamekasan Apresiasi 13 Personel Satreskrim: Tiga Hari, Pelaku Dibekuk!
Santriwati Korban Dugaan Pencabulan Dua Lora Menghilang Misterius, Keluarga Dan Pengacara Lapor Polisi
Aksi Begal Brutal di Pamekasan: Rampas Perhiasan, Korban Tewas Tertabrak Tiang

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 09:54 WIB

Rokok Bodong L 300, Turbo dan Merah Delima Diduga Beredar di Madura, Garasi Jatim Desak Bea Cukai Bertindak

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:28 WIB

Aries Farida Hilang Misterius di Pamekasan, Polisi Sisir Petunjuk dari Rumah Berantakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:06 WIB

Kerangka Manusia di Sampang Kembali Gegerkan Publik, Forensik Temukan Tulang Baru dan Identitas Masih Misterius

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:38 WIB

Ayah Lapor Polisi, Bocah 4 Tahun di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tangis Pecah di PN Sumenep, Musahwan Mengaku Korban Amukan ODGJ: “Kenapa Saya yang Ditahan?”

Berita Terbaru