Aries Farida Hilang Misterius di Pamekasan, Polisi Sisir Petunjuk dari Rumah Berantakan

Madura Orbit

- Wartawan

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN,MADURAORBIT.id  – Seorang perempuan bernama Aries Farida (38), warga Perumahan Royal Nyalaran, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, dilaporkan hilang sejak Minggu (1/2/2026).

Hingga kini, keberadaannya belum diketahui dan masih dalam proses pencarian oleh pihak kepolisian.

Laporan orang hilang tersebut resmi diterima Polres Pamekasan dengan nomor SKOH/02/II/2026/SPKT/POLRES PAMEKASAN. Laporan dibuat oleh kakak kandung korban setelah Farida tidak dapat dihubungi dan tidak berada di rumahnya.

Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama menjelaskan, laporan diterima petugas pada Minggu malam sekitar pukul 21.05 WIB, setelah keluarga mendapati kondisi yang mencurigakan di rumah korban.

Baca Juga:  Tas Penumpang Diduga Dijambret, Motor Hilang Kendali di Pegantenan: Nenek 60 Tahun Tewas di Tempat

“Pelapor adalah kakak kandung korban. Ia melapor setelah mendatangi rumah Farida sekitar pukul 19.00 WIB dan tidak menemukan yang bersangkutan di lokasi,” ujar Ipda Evan, Senin (2/2/2026).

Ia menyebutkan, saat pelapor tiba di rumah korban yang berada di Blok E Nomor 23, kondisi rumah terlihat tidak seperti biasanya dan dalam keadaan berantakan, sehingga menimbulkan kekhawatiran keluarga.

Baca Juga:  Ustaz Cabuli 8 Santriwati, Pengasuh Pesantren di Kangean Dihukum 20 Tahun Penjara dan Kebiri Kimia

“Selain korban tidak ada di rumah, kondisi di dalam rumah juga acak-acakan. Hingga saat ini korban belum ditemukan dan nomor telepon selulernya tidak dapat dihubungi,” jelasnya.

Ipda Evan menambahkan, korban memiliki ciri-ciri fisik tinggi badan sekitar 158 sentimeter, berkulit putih, serta berambut hitam panjang dan lurus. Selain itu, terdapat ciri khusus pada jari tangan sebelah kiri.

Baca Juga:  Skandal Pelecehan Santriwati di Ponpes Galis Bangkalan Terbongkar, Polda Jatim Tangkap dan Tahan UF

“Korban memiliki tanda khusus berupa jari telunjuk dan jari manis tangan kiri yang menyatu sejak lahir. Kami meminta bantuan masyarakat apabila melihat atau mengetahui keberadaan korban agar segera melapor,” tambahnya.

Polres Pamekasan mengimbau masyarakat untuk menyampaikan informasi melalui Call Center Polri 110 atau langsung ke kantor kepolisian terdekat. Informasi juga dapat disampaikan kepada pihak keluarga di 0877-8090-1688 atau 0853-3148-3191.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Rokok Bodong L 300, Turbo dan Merah Delima Diduga Beredar di Madura, Garasi Jatim Desak Bea Cukai Bertindak
Kerangka Manusia di Sampang Kembali Gegerkan Publik, Forensik Temukan Tulang Baru dan Identitas Masih Misterius
Ayah Lapor Polisi, Bocah 4 Tahun di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan
Tangis Pecah di PN Sumenep, Musahwan Mengaku Korban Amukan ODGJ: “Kenapa Saya yang Ditahan?”
Ungkap Jambret Maut Plakpak, Kapolres Pamekasan Apresiasi 13 Personel Satreskrim: Tiga Hari, Pelaku Dibekuk!
Santriwati Korban Dugaan Pencabulan Dua Lora Menghilang Misterius, Keluarga Dan Pengacara Lapor Polisi
Aksi Begal Brutal di Pamekasan: Rampas Perhiasan, Korban Tewas Tertabrak Tiang
Skandal Pelecehan Santriwati di Ponpes Galis Bangkalan Terbongkar, Polda Jatim Tangkap dan Tahan UF

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 09:54 WIB

Rokok Bodong L 300, Turbo dan Merah Delima Diduga Beredar di Madura, Garasi Jatim Desak Bea Cukai Bertindak

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:28 WIB

Aries Farida Hilang Misterius di Pamekasan, Polisi Sisir Petunjuk dari Rumah Berantakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:06 WIB

Kerangka Manusia di Sampang Kembali Gegerkan Publik, Forensik Temukan Tulang Baru dan Identitas Masih Misterius

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:38 WIB

Ayah Lapor Polisi, Bocah 4 Tahun di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tangis Pecah di PN Sumenep, Musahwan Mengaku Korban Amukan ODGJ: “Kenapa Saya yang Ditahan?”

Berita Terbaru