Tas Penumpang Diduga Dijambret, Motor Hilang Kendali di Pegantenan: Nenek 60 Tahun Tewas di Tempat

Madura Orbit

- Wartawan

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, MADURAORBIT.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut nyawa seorang penumpang di Jalan Raya Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (07/01/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Insiden maut itu terjadi di ruas jalan yang dikenal menikung dan menurun, dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp15 juta.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor bernomor polisi M 3863 CC yang dikendarai Halimatus Sakdiyah (26), warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan. Motor tersebut membawa tiga penumpang sekaligus, yakni Sumriyeh (60), AF (7), dan K (18 bulan).

Baca Juga:  Bukan Sekadar Ajang Nyanyi, Valen Akbar Angkat Harga Diri Pamekasan di DA7

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan, IPDA Slamet Riyadi, menjelaskan, peristiwa nahas itu bermula saat kendaraan melaju dari arah barat menuju timur.

“Diduga pengemudi kurang waspada ketika tas milik salah satu penumpang ditarik dari samping kanan oleh pengendara sepeda motor lain yang berada di belakang,” ungkap IPDA Slamet Riyadi.

Baca Juga:  Aksi Begal Brutal di Pamekasan: Rampas Perhiasan, Korban Tewas Tertabrak Tiang

Aksi tiba-tiba tersebut membuat pengemudi panik dan kehilangan kendali. Sepeda motor oleng sebelum akhirnya menghantam tiang penyangga Toko Almira milik Tuplihah yang berada di sisi selatan jalan.

Benturan keras tak terelakkan. Dalam kejadian itu, Sumriyeh (60) dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius yang dideritanya.

Sementara pengemudi dan tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:  Ungkap Jambret Maut Plakpak, Kapolres Pamekasan Apresiasi 13 Personel Satreskrim: Tiga Hari, Pelaku Dibekuk!

Petugas Satlantas Polres Pamekasan yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan, mengamankan barang bukti ke Unit Laka, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

“Kami masih melakukan pendataan saksi-saksi di sekitar lokasi serta penyelidikan lanjutan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini,” tegas IPDA Slamet.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Rokok Bodong L 300, Turbo dan Merah Delima Diduga Beredar di Madura, Garasi Jatim Desak Bea Cukai Bertindak
Aries Farida Hilang Misterius di Pamekasan, Polisi Sisir Petunjuk dari Rumah Berantakan
Kerangka Manusia di Sampang Kembali Gegerkan Publik, Forensik Temukan Tulang Baru dan Identitas Masih Misterius
Ayah Lapor Polisi, Bocah 4 Tahun di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan
Tangis Pecah di PN Sumenep, Musahwan Mengaku Korban Amukan ODGJ: “Kenapa Saya yang Ditahan?”
Ungkap Jambret Maut Plakpak, Kapolres Pamekasan Apresiasi 13 Personel Satreskrim: Tiga Hari, Pelaku Dibekuk!
Santriwati Korban Dugaan Pencabulan Dua Lora Menghilang Misterius, Keluarga Dan Pengacara Lapor Polisi
Aksi Begal Brutal di Pamekasan: Rampas Perhiasan, Korban Tewas Tertabrak Tiang

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 09:54 WIB

Rokok Bodong L 300, Turbo dan Merah Delima Diduga Beredar di Madura, Garasi Jatim Desak Bea Cukai Bertindak

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:28 WIB

Aries Farida Hilang Misterius di Pamekasan, Polisi Sisir Petunjuk dari Rumah Berantakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:06 WIB

Kerangka Manusia di Sampang Kembali Gegerkan Publik, Forensik Temukan Tulang Baru dan Identitas Masih Misterius

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:38 WIB

Ayah Lapor Polisi, Bocah 4 Tahun di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tangis Pecah di PN Sumenep, Musahwan Mengaku Korban Amukan ODGJ: “Kenapa Saya yang Ditahan?”

Berita Terbaru