Skandal DAK–DAU Pendidikan Sampang Menguat, Kejari Geledah Rumah Eks Wabup hingga Setda, Pejabat Kompak Bungkam

Madura Orbit

- Wartawan

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Madura Orbit.id – Dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) 2024 di Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang kian mengarah ke lingkaran kekuasaan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang melakukan penggeledahan masif di empat lokasi berbeda, termasuk rumah eks Wakil Bupati Sampang periode 2019–2024, Senin (22/12/2025).

Penggeledahan di kediaman AH, yang berlokasi di Jalan Jamaluddin, Kelurahan Gunung Sekar, Kota Sampang, menjadi sinyal keras bahwa penyidik tak lagi menyasar birokrasi level bawah. Langkah ini menegaskan dugaan adanya keterlibatan aktor penting dalam pengelolaan anggaran pendidikan bernilai miliaran rupiah tersebut.

Baca Juga:  Tingkat Kemiskinan Pamekasan Turun, Namun Kedalaman Kemiskinan Justru Mengkhawatirkan

Tak hanya itu, tim penyidik juga menggeledah rumah warga berinisial S di Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang. Dua kantor strategis pemerintah daerah—Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sampang dan Kantor Dinas Pendidikan Sampang—ikut disisir, memperkuat dugaan bahwa praktik penyelewengan berlangsung sistematis dan terstruktur.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Sampang, Dieky Eka Koes Andriansyah, menegaskan bahwa penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan perkara dugaan korupsi DAK dan DAU 2024.

“Penggeledahan dilakukan di empat lokasi yang diduga kuat memiliki keterkaitan langsung dengan perkara ini,” kata Dieky.

Baca Juga:  Oknum Perawat PPPK RSD Mohammad Noer Divonis Bersalah: Skandal Asusila di Poli Anak Terungkap Lewat CCTV

Dari operasi tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang dinilai krusial. Meski isi dokumen belum diungkap ke publik, Kejari memastikan seluruh berkas yang relevan dengan dugaan tindak pidana korupsi telah diamankan.

“Dokumen yang kami sita berkaitan langsung dengan dugaan korupsi DAK dan DAU. Semuanya menjadi bahan pendalaman penyidikan,” tegasnya.

Menariknya, Kejari menutup rapat alasan penggeledahan di rumah warga berinisial S. Dieky berdalih hal itu sudah masuk materi perkara, menandakan adanya benang merah yang belum bisa dibuka ke ruang publik.

Di sisi lain, para pihak yang namanya terseret memilih bungkam. Eks Wakil Bupati Sampang AH enggan memberikan klarifikasi. Sikap serupa ditunjukkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sampang Nor Alam serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sampang Muhammad Zis, yang tak merespons upaya konfirmasi hingga Senin sore.

Baca Juga:  Ungkap Jambret Maut Plakpak, Kapolres Pamekasan Apresiasi 13 Personel Satreskrim: Tiga Hari, Pelaku Dibekuk!

Penggeledahan ini menjadi babak baru pengusutan dugaan korupsi anggaran pendidikan di Sampang. Kejari kini berada di bawah sorotan publik: apakah penyidikan ini akan berhenti di tumpukan dokumen, atau berlanjut pada penetapan pihak-pihak yang harus mempertanggungjawabkan dugaan penggerogotan uang rakyat tersebut.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Klarifikasi Berlangsung Hampir 10 Jam, Korwil BGN Pamekasan: Kami Terbuka dan Kooperatif
Rokok Bodong L 300, Turbo dan Merah Delima Diduga Beredar di Madura, Garasi Jatim Desak Bea Cukai Bertindak
Aries Farida Hilang Misterius di Pamekasan, Polisi Sisir Petunjuk dari Rumah Berantakan
Kerangka Manusia di Sampang Kembali Gegerkan Publik, Forensik Temukan Tulang Baru dan Identitas Masih Misterius
Ayah Lapor Polisi, Bocah 4 Tahun di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan
Tangis Pecah di PN Sumenep, Musahwan Mengaku Korban Amukan ODGJ: “Kenapa Saya yang Ditahan?”
Ungkap Jambret Maut Plakpak, Kapolres Pamekasan Apresiasi 13 Personel Satreskrim: Tiga Hari, Pelaku Dibekuk!
Santriwati Korban Dugaan Pencabulan Dua Lora Menghilang Misterius, Keluarga Dan Pengacara Lapor Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:01 WIB

Klarifikasi Berlangsung Hampir 10 Jam, Korwil BGN Pamekasan: Kami Terbuka dan Kooperatif

Sabtu, 25 April 2026 - 09:54 WIB

Rokok Bodong L 300, Turbo dan Merah Delima Diduga Beredar di Madura, Garasi Jatim Desak Bea Cukai Bertindak

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:28 WIB

Aries Farida Hilang Misterius di Pamekasan, Polisi Sisir Petunjuk dari Rumah Berantakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:06 WIB

Kerangka Manusia di Sampang Kembali Gegerkan Publik, Forensik Temukan Tulang Baru dan Identitas Masih Misterius

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:38 WIB

Ayah Lapor Polisi, Bocah 4 Tahun di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan

Berita Terbaru